pencemaran udara alami dan antropogenik
Apa itu Pencemaran Udara?
Pencemaran udara biasanya disebut juga dengan nama polusi udara. Udara yang sudah tercemar ditandai dengan ketika kita merasakan udara di sekitar sudah tidak murni lagi. Pencemaran udara identik dengan suatu hal yang bersifat buruk dan negatif. Ada banyak pengertian mengenai pencemaran udara. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
- Pencemaran udara merupakan kehadiran substansi fisika, biologi atau kimia dengan jumlah satu atau lebih yang bersifat membahayakan kesehatan beragam makhluk hidup baik itu manusia, hewan atau tumbuhan di atmosfer bumi yang mengganggu keindahan serta kenyamanan lingkungan.
- Pencemaran udara adalah kondisi saat udara telah tercemar oleh berbagai jenis bahan kimia, bahan biologi, zat atau partikel yang dapat membahayakan kesehatan para makhluk hidup dan organisme.
Ketiga pengertian tersebut pada intinya adalah sama dan dapat disimpulkan bahwa pencemaran udara merupakan suatu keadaan dengan udara sekitar yang sudah tidak murni lagi dan mengandung beragam substansi yang bersifat fisika, biologi maupun kimia dengan jumlah cukup banyak, sehingga akan menimbulkan bahaya untuk makhluk hidup yang ada di bumi. Dari pengertian tersebut, kita bisa mengetahui bahwa pencemaran udara memiliki sifat negatif yang keberadaannya harus segera diatasi. Apa sajakah yang menjadi penyebab sehingga bisa terjadi pencemaran udara?
Era modern kini melahirkan banyak industri besar yang sangat pesat tumbuh dan berkembang dimana-mana. Industri modern ini akan memproduksi barang dalam skala besar di pabrik. Pabrik tersebut tentunya membutuhkan proses pembakaran untuk mesinnya. Hampir setiap mesin mengeluarkan asap yang memiliki sifat merusak dan sangat berbahaya ketika dihirup. Sehingga, pabrik memiliki desain cerobong asap untuk mengalirkan asap menuju udara agar asap-asap yang ada tersebut tidak terhirup oleh manusia secara langsung.
Namun, hal ini tentunya tidak akan melindungi bumi dari adanya pencemaran. Jika asap-asap tersebut tercampur dengan zat-zat lain dan banyak terakumulasi, maka akan menyebabkan udara murni tercampur dengan asap pabrik tersebut. Pencampuran ini yang menyebabkan terjadinya pencemaran udara.
Pada masa sekarang ini, salah satu kebutuhan yang dikategorikan primer yaitu kebutuhan terkait kendaraan bermotor baik itu motor, mobil atau jenis lainnya. Kendaraan menjadi pendukung utama kegiatan mobilitas masyarakat. Dengan adanya kendaraan bermotor, masyarakat menjadi lebih mudah dalam melakukan berbagai kegiatan. Dalam proses operasi suatu kendaraan bermotor pasti membutuhkan adanya bahan bakar yaitu yang berasal dari minyak bumi. Minyak bumi tersebut mengandung senyawa hidrokarbon. Senyawa ini akan dibakar yang kemudian menghasilkan senyawa karbondioksida dan air. Pada kenyataannya, mesin tidak membakar hidrokarbon secara sempurna. Pembakaran tidak sempurna ini menyebabkan knalpot kendaraan mengeluarkan zat-zat berbahaya. Zat-zat tersebut berupa kepulan asap berwarna hitam atau kecoklatan yang akan membuat kotor udara dan menyebabkan pencemaran udara.
Listrik dimanfaatkan untuk penerangan pada saat malam hari dan juga untuk mengoperasikan berbagai jenis mesin yang bisa meringankan banyak pekerjaan. Listrik ini ada disebabkan oleh adanya pembangkit listrik. Untuk sebagian pembangkit listrik yang bersifat konvensional masih menggunakan sumber berupa batu bara, gas dan minyak. Proses pembangkit listrik ini menghasilkan listrik yang terkadang proses pembakarannya tidak sempurna, jadi akan menghasilkan suatu gas yang berbahaya. Gas berbahaya tersebut bisa menyebabkan terjadinya pencemaran udara dan akan menimbulkan banyak sekali efek negatif.
Letusan gunung berapi akan menyebabkan terjadinya pencemaran udara. Erupsi gunung berapi akan mengeluarkan bermacam-macam material vulkanik. Diantaranya berupa gas yang bercampur dengan udara yang ada di bumi. Udara di bumi akan menjadi tercemar karena terdapat gas-gas berbahaya yang keluar dari mulut bumi.
Banyak masyarakat modern mengubah mata pencaharian mereka beralih dari agraris ke industri. Industri ada banyak macamnya, mulai dari industri makanan, pakaian, obat- obatan, hingga alat-alat berat. Berbagai macam jenis industri mempunyai pabriknya masing-masing yang memiliki cerobong asap dan akan memberikan efek buruk. Asap sisa kegiatan operasional pabrik akan memberikan zat- zat yang berbahaya bagi udara yang akan merusak udara di bumi. Ada banyak masyarakat modern yang memilih untuk mengubah mata pencaharian dari agraris ke industri. Mulai dari industri makanan, obat- obatan, pakaian hingga industri alat-alat berat.
Jenis industri yang bermacam-macam, setiap pabriknya memiliki cerobong asap. Asap tersebut merupakan sisa dari kegiatan operasional pabrik yang mengandung zat-zat berbahaya dan merusak udara yang ada di bumi.
Sumber pencemaran udara diklasifikasikan menjadi 2 jenis, antara lain:
- Sumber pencemaran udara alami berasal dari proses alam tanpa campur tangan manusia. Sumber ini terjadi akibat adanya letusan gunung berapi, zat pencemar udara, kebakaran hutan, gas-gas hasil dari pencernaan contohnya yaitu gas metana, angin berdebu dari daerah tanpa tumbuhan contohnya seperti padang pasir, pelepasan radioaktif, garam laut, tumbuhan yang melepaskan senyawa jenis volatil organik, rayap yang merupakan sumber emisi gas metana yang dihasilkan dari proses pencernaan rayap, lahan gambut yang menghasilkan gas metana dan melepaskannya ke udara, petir yang mengubah nitrogen di udara menjadi nitrogen oksida, pembukaan lahan baru yang merupakan sumber pencemar gas.
- Sumber antropogenik disebabkan oleh aktivitas manusia yang kebanyakan berasal dari aktivitas transportasi, pembakaran, persampahan, industri, dan lain-lain. Berikut ini beberapa jenisnya, antara lain:
Sumber Tidak Bergerak
Sumber ini selama menghasilkan zat pencemar tidak mengalami suatu perubahan posisi. Sumber pencemar yang termasuk ke dalam jenis ini yaitu pembangkit tenaga listrik, kegiatan industri, pembakaran insinerator, furnace dan lain-lain. Kategori sumber tidak bergerak antara lain:
Sumber Titik
Mengacu kepada sumber yang terletak pada suatu titik yang tetap, contohnya yaitu cerobong asap atau sebuah tangki penyimpanan yang memancarkan zat pencemar udara.
Sumber Area
Mengacu kepada serangkaian sumber kecil yang dengan bersama-sama bisa mempengaruhi kualitas udara di daerah, contohnya yaitu penggunaan perapian di rumah yang digunakan untuk penghangat maka akan berdampak pada satu tempat atau area, meskipun setiap rumah memberikan berbagai jenis zat pencemar dalam jumlah kecil.
Sumber Bergerak
Sumber ini mengalami perubahan posisi selama proses menghasilkan zat pencemar. Sumber pencemar yang termasuk jenis ini yaitu mobil, kereta api, kapal laut, truk, bus dan pesawat terbang.
Debu Zat Kimia, Partikulat dari Hasil Kegiatan Pertanian atau Perkebunan
Kegiatan pertanian atau perkebunan menghasilkan gas emisi pencemar yang berada di atmosfer sebagai hasil dari reaksi alami dari tumbuhan tersebut.
Suspensi Penggunaan Zat Larutan Kimia
Contoh suspensi ini yaitu cat, hair spray dll. Pengunaan hair spray akan mengemisikan ozon yang dikategorikan sebagai salah satu zat pencemar di udara.
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah
Reaksi yang terjadi dari mikroorganisme dan reaksi kimia pada tanah menghasilkan berbagai macam gas diantaranya yaitu gas metana, ammonia, gas sulfida, karbon dioksida dan gas pencemar jenis lainnya yang diemisikan ke udara.
Kegiatan Militer
Kegiatan militer juga akan berdampak pada terjadinya pencemaran di atmosfer, contohnya yaitu penggunaan senjata nuklir, gas beracun, bom, rudal dan senjata biologis lainnya.
semoga bermanfaat :)
Komentar
Posting Komentar